Biografi Syeikh Baqir bin Muhammad Nur al-Jukjawi

 
Biografi Syeikh Baqir bin Muhammad Nur al-Jukjawi

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Wafat

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau
2.3       Mengajar Halaqah di Masjid Haram dan di Rumahnya

3          Penerus Beliau
3.2       Murid-murid Beliau

4         Karya dan Karier
4.2       Karier Beliau
4.3       Karya Beliau

5          Referensi

1 Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir

Syaikh Baqir al-Jukjawi lahir pada tahun 1306 H/ 1888 M, kelahiran beliau bebarengan dengan pemberontakan Cilegon . Ayah Syaikh Baqir al-Jukjawi adalah Kiai Muhammad Nur beliau adalah seorang Ulama yang disegani didaerah Lempuyangan Yogyakarta

1.2  Wafat

Beliau wafat di Makkah pada tahun 1363 H di usianya yang ke-57 tahun. jenazah beliau dimakamkan di Pemakaman Ma’la kota Makkah

2  Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu

Dari Ayahnya ini Syaikh Baqir al-Jukjawi mendapatkan pendidikan Agama secara langsung. Selain itu juga Syaikh Baqir al-Jukjawi belajar agama dengan Kiai Abdul Hamid Lempuyangan. Syaikh Baqir al-Jukjawi mempunyai kelebihan dalam belajar ilmu agama Islam, sehingga ayahnya yaitu Kiai Muhammad Nur memerintah anaknya untuk belajar ke negeri Hijaz, dengan harapan semoga nantinya Syaikh Baqir al-Jukjawi bisa melanjutkan perjuangan ayahnya dalam menyebarkan ajaran agama Islam.

Syaikh Baqir al-Jukjawi bergabung dengan santri-santri asal Nusantara yang ada di Kampung al-Jawi saat berada di Hijaz, disini Syaikh Baqir al-Jukjawi bertemu dengan santri-santri asal Jawa seperti KH. Hasyim Asy’ari, Kiai Ahmad Dahlan, Kiai Raden Asnawi Kudus dan Kiai Faqih Maskumambang. Syaikh Baqir al-Jukjawi belajar dengan ulama-ulama Nusantara yang telah mengajar di Masjidil Haram seperti Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabau dan guru favoritnya dalam ilmu Hadist yaitu Syaikh Mahfudz al-Termasi. Selain belajar kepada ulama Nusantara, Syaikh Baqir al-Jukjawi juga belajar kepada ulama-ulama Haramain lainnya seperti Syaikh Husain bin Muhammad al-Habsy, Sayyid Muhammad bin Salim as-Sirri, Sayyid Abdul Hayyi al-Kattani, Syaikh Yusuf an-Nabhani, Syaikh Muhammad Amin Ridman al-Madani, Syaikh Abu Syaib ash-Shodiqi, Syaikh Abdul Karim Dangestani dan lain-lain.

Syaikh Baqir al-Jukjawi belajar dengan penuh ketekunan dan kesungguhan, Syaikh Baqir al-Jukjawi mempelajari apa yang telah di ajarkan oleh ulama-ulama Haramain, sehingga Syaikh Baqir al-Jukjawi menjadi salah satu santri yang menonjol dari kalangan al-Jawi. Dengan kecerdasan dan Prestasi yang dimilikinya, maka Syaikh Baqir al-Jukjawi ditunjuk menjadi salah satu pengajar yang mengajar di Masjidil Haram. Syaikh Baqir al-Jukjawi selain mengajar di Masjidil Haram juga mengajar dikediamannya dan di kampung al-Jawi. Kampung al-Jawi merupakan basis santri Nusantara yang sedang belajar di Hijaz. Santri Nusantara yang juga belajar kepada Syaikh Baqir al-Jukjawi diantara seperti Kiai Zubair Dahlan, Syekh Yasin bin Isa al-Fadani dan Kiai Mahfudz bin Abdussalam (Abah Kiai Sahal Mahfudz Pati).

2.2  Guru-guru Beliau

Guru-guru beliau ketika menuntut ilmu adalah:

Di tanah suci, Baqir berguru kepada sejumlah ulama, di antaranya adalah:

  1. Syaikh Muhammad Mahfuzh bin ‘Abdullah At-Tarmasi
  2. Syaikh Ahmad bin ‘Abdul Lathif Al-Khathib Al-Minangkabawi
  3. Sayyid Husain bin Muhammad Al-Habsyi
  4. Sayyid Muhammad Salim As-Sirri

Demikian juga ia meriwayatkan dari beberapa ulama disrtai ijazah, seperti:

  1. Al-Qadhi Yusuf An-Nabhani
  2. Sayyid ‘Abdul Hayy bin ‘Abdul Kabir Al-Kitani
  3. Syaikh Abu Syu’aib Ash-Shiddiqi
  4. Sayyid Muhammad Amin bin Ridhwan Al-Madani

2.3  Mengajar Halaqah di Masjid Al Haram dan Rumahnya

Setelah dianggap mumpuni dalam keilmuan, Syaikh Baqir Al Jugjawi diperbolehkan untuk mengajarkan ilmunya kepada para santri. Mulailah beliau mengadakan halaqah ilmu sendiri di Masjid Al Haram dan rumahnya. Sejak itu, banyak dari kalangan penuntut ilmu yang mempelajari dari beliau sejumlah disiplin keilmuan seperti nahwu, sharaf, fiqih madzhab Syafi’i, ushul fikih. Beliau memiliki keahlian dalam bidang ilmu-ilmu itu.

3  Penerus Beliau             

3.1  Murid-murid Beliau 

Ulama-ulama yang menjadi murid beliau di antaranya:

     1. KH. Zubair Dahlan
     2. Syekh Yasin bin Isa al-Fadani
     3. Kiai Mahfudz bin Abdussalam (Ayah Kiai Sahal Mahfudz Pati)
     4. Syeikh Zainuddin Bawean

4  Karier dan Karya         

4.1  Karier Beliau

Karier sesuai dengan keilmuannya beliau, posisi karier yang diduduki di antaranya:

  1. Mengajar di Masjid al Haram Mekkah
  2. Mengajar majelis taklim di rumahnya

4.2  Karya Beliau

Syaikh Baqir bin Muhammad Nur Al Jugjawi rahimahullah sempat menulis beberapa karya ilmiah, yaitu:
       1. Tarajim Ulama Al Jawah
       2. Tsabt / Fihrisat

5  Referensi 

Hasil riset tim Laduni.Id

 

Lokasi Terkait Beliau

    Belum ada lokasi untuk sekarang

List Lokasi Lainnya