Soal Kata "Marhaban Ya Ramadhan"

Kata "Marhaban" sering kita dengar ketika bulan Ramadan dating. Kata ini banyak dikaji dari asal sejarahnya dan bagaimana menggunakannya. Ada yang berpendapat, asalnya dari dua kata "maar" dan "hab", "mar" bermakna: Tuan, Tuhan, yang suci.

Marhaban Yaa Ramadhan

Jumat (24/4/2020) adalah awal Ramadhan 1441 H. Kita bersyukur bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan karena ada orangtua, keluarga, dan sahabat yang sudah kembali ke rahmatullah untuk selamanya. Semoga mereka husnul khatimah.

Biografi Tgk. Syeikh. H. Marhaban Adnan (Waled Bakongan)

Tgk. Syeikh. H. Marhaban Adnan (Waled) Ulama Nahdlatul Ulama dan pengasuh pesantren di Raudhatul Muna

Khutbah Jumat: Internalisasi Tradisi di Bulan Suci

Barangsiapa bergembira dengan masuknya Bulan Ramadan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka

Pesantren Raudhatul Muna, Aceh Selatan

Setelah mengabdi selama dua tahun menjadi pengajar atau guru pada tahun 1988-1989 di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan, Tgk. Syekh. H. Marhaban Adnan (Waled Marhaban Bakongan) memiliki cita-cita untuk mendirikan sebuah Lembaga Pendidikan Islam di Gampong Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Nanggroe Aceh Darussalam.