Safari Religi dan Berdoa di Makam Mbah Ma'shum Lasem

Safari Religi dan Berdoa di Makam Mbah Ma'shum Lasem

Sekilas Sejarah

Nama asli Mbah Ma’shum adalah Muhammadun. Beliau lahir sekitar tahun 1868 sebagai anak bungsu pasangan H. Ahmad dan Qosimah. Dari jalur ayahnya, beliau masih punya hubungan darah dengan Sultan Minangkabau, dan silsilahnya bersambung hingga ke Rasulullah SAW.

KH.  Ma’shum  Ahmad  adalah sosok  kyai  yang  alim  dan  kharismatik.  Pendiri  pondok  pesantren  Al-Hidayah  ini  lahir  di  Lasem,  Rembang,  Jawa  Tengah. KH. Ma'shum Lasem punya dua saudara, yakni Nyai Zainab dan Nyai Malichah, nama asli Mbah Ma’shum adalah Muhammadun.

Tanda-tanda keutamaan Mbah Ma’shum telah diketahui secara kasyaf oleh Mbah Kholil Bangkalan, seorang wali Qutub yang amat masyhur. Dikisahkan, sehari sebelum kedatangan Mbah Ma’shum ke Bangkalan, Mbah Kholil menyuruh para santri membuat kurungan ayam. Kata Mbah Kholil, “Tolong aku dibuatkan kurungan ayam jago.

Besok akan ada ayam jago dari tanah Jawa yang datang ke sini.” Begitu Mbah Ma’shum datang, yang saat itu usianya sekitar 20-an tahun, beliau langsung dimasukan ke kurungan ayam itu. Mbah Ma’shum disuruh oleh Mbah Kholil untuk mengajar kitab Alfiyah selama 40 hari. Yang aneh, pengajaran dilakukan oleh Mbah Ma’shum di sebuah kamar tanpa lampu, sedangkan santri-santrinya berada di luar.

Mbah Ma’shum hanya 3 bulan di Bangkalan. Ketika hendak pulang, Mbah Kholil memanggilnya dan didoakan dengan doa sapujagad. Lalu, saat Mbah Ma’shum melangkah pergi beberapa meter, beliau dipanggil lagi oleh Mbah Kholil dan didoakan dengan doa yang sama. Hal ini terjadi berulang hingga 17 kali.

Mbah Ma’shum Lasem merupakan ayahanda dari KH. Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta. Ditangan ayahanda tercinta inilah Kiai Ali mendapatkan prinsip hidup dan pendidikan yang memadai. Sebagai putra sulun, KH. Ali Maksum lahir sebagai sosok yang demokratis, visioner, dan ngalim.
 

Lokasi Makam

Makam Mbah Ma'shum Lasem berada di Masjid Agung Lasem tepatnya di jalan Kragan - Rembang - Surabaya sangat strategis dan mudah di jangkau dari jalur kota Semarang atau dari kota Surabaya.
 

 

yang Sudah Mengunjungi Safari Religi dan Berdoa di Makam Mbah Ma'shum Lasem