DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Adapun butir-butir pernyataan PP Muhammadiyah dan PBNU, adalah sebagai berikut:
LADUNI.ID, Banyuwangi – Jasa pesantren yang sanggup menjaga keberlangsungan agama Islam Ahlussunah wal Jamaah di Indonesia. Padahal Indonesia pernah dijajah ratusan tahun oleh bangsa yang berbeda agama.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU KH Said Aqil Siroj, memandang adalah suatu hal yang asing, ketika akhir-akhir ini bermunculan sekelompok orang yang beringas, radikal, dan keras.
-Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama se Provinsi Aceh mengikuti Ujian Penyesuaian dan Inpassing Penyuluh Agama Islam Provinsi Aceh Tahun 2018, di lantai 2 Aula Kanwil, Banda Aceh, Kamis (1/11).
dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Klaten bersama Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Kabupaten Klaten serta Ikatan Pencak Silat NU (IPSNU) Pagar Nusa Klaten menggelar satu acara bersama berupa "Satu Juta Tauhid: Untuk NKRI, Pancasila, dan Tegaknya Islam Rahmatan lil Alamin".
LADUNI.ID, Jakarta – Dalam rangka mewujudkan perdamaian dan kerjasama global, Indonesia-Inggris membahas promosi Islam moderat. Indonesia mempunyai peran penting untuk mengatasi ekstrimisme.
– Sebanyak 30 orang pasangan suami istri warga Kecamatan Makmur, Bireuen, Rabu (31/10/2018) mengikuti isbat nikah di aula gedung serbaguna, Kantor Camat Makmur.
LADUNI.ID, Semarang - Perempuan adalah pokok dalam agama. Begitu ungkapan dari KH Mandzul Labib, Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah. Seorang perempuan yang berposisi sebagai ibu menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya dalam konteks keluarga.
LADUNI.ID, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) tidak lupa turut mendoakan Mustasyar PBNU KH Maimoen Zubair.
Dalam rangkaian kunjungannya ke Maroko, Kyai Asep mengunjungi mahasiswa Indonesia di Tangier dan Rabat.