DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Islam Nusantara

 

Karakter Inspiratif Mbah Kyai Wahab Chasbullah

Mbah Wahab itu adalah sosok yang senantiasa itsar, senantiasa mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadinya.

Berlandaskan Kitab Fathul Qarib, Mbah Wahab Menyarankan Bung Karno untuk Mengusir Belanda dari Papua

"Penyambung Lidah Rakyat" tersebut menanyakan bagaimana hukumnya orang-orang Belanda yang masih bercokol di Irian Barat. Kyai Wahab menjawab tegas, bahwa hukumnya adalah sama dengan orang yang "ghasab."

Membaca Ulang Hubungan Presiden Ir. Soekarno dan KH. Wahab Chasbullah dalam Konteks Politik, Perjuangan, dan Kesaktian Ilmu

Hubungan antara Presiden Ir. Soekarno dan KH. Abdul Wahab Chasbullah adalah salah satu bab penting dalam sejarah politik dan keagamaan Indonesia, terutama dalam era menjelang dan pasca kemerdekaan.

Jejak Relasi Bung Karno dengan Kyai Hasyim Asy'ari

Sebuah koran Belanda, Nieuwe Courant (Keberanian Baru), pada Selasa, 20 Mei 1947, memberitakan kunjungan Bung Karno ke Jawa Timur dan sowan menemui Kyai Hasyim.

Abajadun: Konstruksi Kyai Sepuh Tambakberas terkait Upaya NU untuk Melawan Kezaliman

Abajadun adalah satu cabang kosmologi Islam yang merumuskan huruf Hijaiyah dalam angka. Menurut rumus abajadun, setiap huruf memiliki makna magis dan mengisyaratkan rahasia kosmik-spiritual melalui angka dan hitungannya.

Mengenal Lebih Dekat Majelis Semaan Al-Qur’an & Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek

"Moloekatan" adalah istilah yang sering dipakai Gus ​Miek saat mengobrol bersama Mbah Gus Robert dan ​Mbah Dahnan Trenggalek. Moloekatan adalah bahasa kuno yang artinya ​adalah ibadah tirakat sederhana namun cepat terbentuknya, ​suluk pengikat dan pengangkat masalah problemat ​dunia dan akhirat.

Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, Peletak Batu Pertama Kemerdekaan Indonesia

Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari adalah seorang yang tenang, sabar, dan tidak keburu nafsu. Menghadapi segala permasalahan dengan dada yang lapang dan tidak terseret perasaan. Karena itu beliau mampu memecahkan masalah-masalah berat sekalipun dalam situasi yang sulit dengan pemecahan yang tepat.

Membaca Kembali Tulisan Mbah Hasyim Tahun 1943: "Prajurit Pembela Tanah Air"

Majalah Islam Soeara Moeslimin Indonesia edisi 2 Dzulhijjah 1362 atau 30 November 1943 halaman 4 memuat tulisan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari.

Filosofi Tradisi Buka Luwur dalam Acara Haul Mbah Mutamakkin Tanggal 10 Muharram

Buka Luwur adalah sebuah tradisi yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari peringatan Haul Mbah Mutamakkin di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Visi Dunia Maritim ke-Nusantara-an dari Ibnu Al-Mujawir

ndonesia sebagai negara maritim memiliki visi maritim "ke-Nusantara-an". Hal ini sebagaimana dikutip oleh Ahmad Baso dari ungkapan Ibnu Al-Mujawir. Ahmad Baso menjelaskan bahwa visi dunia maritim ke-Nusantara-an itu sebagaimana inspirasi yang diuraikan oleh Al-Mujawir.

Menampilkan 131 - 140 dari 646 Islam Nusantara