DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Syaikh Nawawi Banten dalam kitab Maraqil ‘Ubudiyyah, sebagaimana yang beliau kutip dari Mandzumah Ibni Ma’ad, menjelaskan bahwa aktivitas makan yang dilakukan manusia memiliki tujuh tahapan dan kesemuanya memiliki hukum masing-masing.
Islam sangat peduli dengan semua aktivitas manusia, mulai dari hal kecil sampai hal yang besar. Maka dari itu sebagai muslim yang baik, kita harus benar-benar menjaga aktivitas keseharian mulai dari yang sepele, salah satunya adalah makan dan minum.
Banyak yang menyangka bahwa saat makan hendaklah utamanya sambil diam tak sambil mengobrol. Tuntunan ini sama sekali tak ada dalam sunnah.
Nabi SAW bersabda : "Malaikat senantiasa bersholawat kepada salah seorang di antara kalian selama suguhan makanan masih diletakkan di hadapannya hingga diangkat "
"Makan dan minumlah kalian, namun jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang suka bersikap berlebihan." (QS. al-A’raf: 31).
Sebagai umat Muslim, segala sesuatu yang kita lakukan selalu memiliki tuntunan dalam mengerjakannya, baik itu melalui sunnah nabi ataupun perintah langsung yang Allah sampaikan. Seluruh kegiatan yang kita lakukan memiliki tuntunan, agar apa yang kita kerjakan mendapat suatu keberkahan dari Allah SWT, termasuk dalam hal makan dan minum.
Sudah tidak terasa dua tahun berlalu sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, sudah banyak upaya yang telah dilakukan seluruh untuk menekan penularan virus. Mulai melalui kebijakan pemerintah, ikhtiar melalui kesehatan medis, dan tidak lupa senantiasa berdoa kepada Allah untuk menyelesaikan pandemi ini
Dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin terdapat sebuah keterangan bahwasanya Aruzz (beras) konon diciptakan dari Nur Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, dianjurkan bersholawat saat mengonsumsinya. Pendapat tersebut dinisbatkan kepada Imam Buwaithy dan mendapat Taqrir dari حف.
Di bulan Ramadhan ada amalan sunnah yang bisa dijalani yaitu makan sahur. Dan amalan ini memiliki keutamaan karena dikatakan penuh berkah. Makan sahur itulah amalan sunnah yang penuh berkah.
Jika Anda merasa susah mendirikan sholat, terutama yang lima waktu, Anda merasa seperti membawa beban yang amat berat, maka perlu memikirkan kembali apa yang dimakan.