DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
"Penyambung Lidah Rakyat" tersebut menanyakan bagaimana hukumnya orang-orang Belanda yang masih bercokol di Irian Barat. Kyai Wahab menjawab tegas, bahwa hukumnya adalah sama dengan orang yang "ghasab."
Saat berada di Malaysia, para penggemarnya memperkenalkan batik sebagai salah satu warisan budaya Negara tersebut. Uniknya, Ishowspeed terdorong untuk mencari tahu asal-usul batik yang sesungguhnya. Ia pun menemukan bahwa batik merupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO.
Hubungan antara Presiden Ir. Soekarno dan KH. Abdul Wahab Chasbullah adalah salah satu bab penting dalam sejarah politik dan keagamaan Indonesia, terutama dalam era menjelang dan pasca kemerdekaan.
Sebuah koran Belanda, Nieuwe Courant (Keberanian Baru), pada Selasa, 20 Mei 1947, memberitakan kunjungan Bung Karno ke Jawa Timur dan sowan menemui Kyai Hasyim.
Semangat berkhidmahnya semakin kuat saat beliau berguru & berthoriqoh sejak tahun 1986 bersama H. Slamet Purwono Jakarta dan H. Mursidi Solo kepada Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya hingga beliau di angkat menjadi Badal di Thoriqoh Syadziliyah.
Pengaruh dari disiplin dalam mencari ilmu yang diajarkan oleh ayah Habib Sholeh membentuk beliau menjadi sosok pecinta Ilmu.
Dalam masa kejayaannya, Dinasti Abbasiyah tidak hanya dikenal sebagai pusat intelektual dunia Islam, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang berpengaruh di dunia. Salah satu aspek yang mendorong kemajuan ekonomi dan budaya Abbasiyah adalah perkembangan pertambangan dan seni perhiasan.
Abajadun adalah satu cabang kosmologi Islam yang merumuskan huruf Hijaiyah dalam angka. Menurut rumus abajadun, setiap huruf memiliki makna magis dan mengisyaratkan rahasia kosmik-spiritual melalui angka dan hitungannya.
KH. M. Arwani Amin Said lahir pada hari Selasa Kliwon pukul 11.00 siang tangga 15 Rajab 1323 H, bertepatan dengan 5 September 1905 M. di kampung Kerjasan, Kota Kudus, Jawa Tengah. Beliau merupakan putra dari pasangan H. Amin Said dan Hj.Wanifah.