DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Yasin Abdul Ghoni merupakan putra dari KH. Abdul Ghoni dan Nyai Sauna. Beliau dilahirkan di Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Beliau dilahirkan pada pertengahan abad ke-19 tepatnya pada tahun 1827 M.
Pondok Pesantren Miftahul Huda Segeran merupakan salah satu pondok pesantren di Indramayu yang memiliki sejarah panjang. Singkatnya, pada pondok yang semula bernama Tajug Gede, pada tahun sekitar 1976 diganti menjadi Pondok Pesantren Miftahul Huda.
Drs. KH. Samsudin, Lc. Beliau adalah putra pertama dari 4 bersaudara, pasangan Kyai Muhammad Bajuri dan Nyai Marlijah. Lahir pada tanggal 25 Juli 1966 di Desa Pintu Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo.
Syaikh Abdul Wahab Bugis lahir di daerah Sadenreng Pangkajane, Bugis, Makasar, Sulawesi Selatan. Perkiraan beliau lahir antara tahun 1725-1735, Beliau keturunan seorang raja yang berasal dari daerah Sadenreng Pangkajene.
Dalam Majalah “Berita Nahdlatoel Oelama” (BNO) edisi no. 22, tahun ke-7 (20 Redjeb 1357 H / 15 September 1938 M) termuat fatwa Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari yang menyerukan dibacakannya doa “Qunut Nazilah” sebagai bentuk solidaritas sesama umat Muslim atas peristiwa yang terjadi di Palestina.
KH. Abdul Hamid Chasbullah dilahirkan di dusun Tambakberas, Jombang, tepatnya di Pesantren Tambakberas. Beliau merupakan putra ke dua dari delapan bersaudara, dari pasangan KH. Casbullah Said dengan nyai Lathifah.
KH. Ahmad Nahrawi merupakan anak pertama (sulung) dari pasangan KH. Moh. Hasan dan Nyai Ruwaidah. Masa kecil beliau banyak dihabiskan di lingkungan komplek pesantren Genggong.
Hadratussyaikh Romo KH. Ihsan Mahin adalah putera pendatang dari Jawa Tengah, tepatnya dari desa Surupan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.
Setelah Muktamar selesai, sebelum muktamirin tiba di kediamannya masing-masing, terdengarlah kabar bahwa Mbah Wahab berpulang ke rahmatullah. Dari itu para kyai NU dan khususnya Kyai Bisri menyaksikan dan mengakui kewalian Mbah Kyai Wahab Chasbullah. Al-Fatihah.
Di sisi lain, Tuhan menyebut Jibril dengan Ar-Ruh Al-Amin, yaitu ruh yang dapat dipercaya, sehingga Jibril-lah yang kemudian dipilih Allah untuk menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul-Nya.