Memahami Haid dan Istihadhah dalam Islam dan Medis

 
Memahami Haid dan Istihadhah dalam Islam dan Medis
Sumber Gambar: pinterest

Laduni.ID, Jakarta - Bagi sebagian perempuan, haid hanyalah rutinitas bulanan yang datang dan pergi. Namun dalam Islam, haid bukan sekadar peristiwa biologis. Ia memiliki hubungan erat dengan ibadah, mulai dari salat, puasa, membaca Al-Qur'an, hingga hubungan suami istri. Karena itulah para ulama menempatkan pembahasan haid sebagai salah satu ilmu yang wajib dipelajari oleh setiap muslimah.

Dalam sebuah kajian fikih wanita, Ning Sheila menegaskan bahwa memahami haid dan istihadhah bukan sekadar tambahan pengetahuan, melainkan kebutuhan yang berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya ibadah seseorang. Tidak sedikit perempuan yang mengalami kebingungan ketika darah keluar lebih lama dari biasanya, terutama setelah menggunakan alat kontrasepsi hormonal, mengalami gangguan hormon, atau menghadapi kondisi kesehatan tertentu.

Di sinilah pentingnya ilmu fikih dan ilmu kesehatan berjalan beriringan. Fikih memberikan panduan hukum syariat, sementara ilmu kedokteran membantu menjelaskan kondisi biologis yang terjadi pada tubuh perempuan.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN