DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Sayyid Aqil bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah mewarisi sifat-sifat kebaikan dari ayah beliau. Beliau adalah seorang yang menguasai dalam berbagai cabang ilmu dan dan merupakan salah satu imam besar di jamannya.
Sayyid Ahmad bin Abdullah bin Thalib bin Ali bin Hasan bin Ali bin Hasan bin Abdullah bin Husein bin Umar bin Abdurrahman Al-Attas mewarisi sifat-sifat kebaikan dari ayah beliau. Beliau adalah seorang yang menguasai dalam berbagai cabang ilmu dan dan merupakan salah satu imam besar di jamannya.
Pondok Pesantren Tahfidz Irhamna Bil-Quran berdiri pada 27 Mei 2014/27 Rajab 1435, di atas lahan kecil berlokasi di Kp. Pari Ds. Pari Kec. Mandalawangi Kab. Pandeglang Banten yang terletak 17 km dari alun-alun Pandeglang.
Pendirian Pondok Pesantren dimulai dari majlis ta’lim yang dikelola oleh Hj. Acih Mursyidah di salah satu tempat di jakarta. Majlis Ta’lim tersebut terus berkembang dan atas usul dari masyarakat Karang Tanjung
Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta adalah pondok pesantren terbesar di Purwakarta, dengan motto “berpikir dinamis berakhlak salaf berakidah ahlussunnah waljama’ah”. Pesantren ini diresmikan pada tanggal 15 Sya’ban 1413 Hijriyah bertepatan dengan 07 Februari 1993 Masehi.
Zina itu adalah sesuatu yang dilarang di dalam agama Islam. Zina juga merupakan bagian dari salah satu dosa besar. Sebab itulah kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk menjauhinya.
Sayyid Muchsin bin Ahmad bin Abu Bakar bin Abdullah bin Shaleh bin Abdullah bin Salim bin Umar bin Hamid Inat bin Syekh Abu Bakar adalah ulama yang tawadhu' dan banyak melatih diri dengan berbagai jenis ibadah serta amal kebajikan.
Sayyid Abdullah bin Thalib bin Ali bin Hasan bin Ali bin Hasan bin Abdullah bin Husein bin Umar bin Abdurrahman Al-Attas mewarisi sifat-sifat kebaikan dari ayah beliau.
Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih Al-Alawy dilahirkan di kota Tarim, Hadramaut, pada hari Selasa 15 Safar tahun 1316 H/1896 M. Menurut sebuah kisah diceritakan, bahwa saat bersamaan menjelang kelahiran Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih Al-Alawy, ada salah seorang ulama besar, yaitu Habib Syaikhan bin Hasyim Assegaf, bermimpi bertemu Sulthanul Auliya’ Syekh Abdul Qadir Jailani.
Habib Ali adalah tokoh ulama kharismatik yang disegani di Jakarta, kiprah beliau melanjutkan perjuangan dakwah ayah beliau sang Sayyidul Walid sebagai ulama sentral yang menjadi rujukan para ulama dan habaib, majelisnya di Yayasan Al-Afaf di Bukit Duri, Jakarta menjadi pusat ilmu yang selalu di datangi oleh ulama besar dari berbagai penjuru dunia.