DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Berawal KH. Imam Syuhada’ Abdul Fatah mendirikan sebuah majlis pengajian kecil yang berada di Jl. KH. Ahmad Kholil Gg. IV dan V Canga’an Genteng Wetan Genteng Banyuwangi, yang diberi nama Jam’iyah Tamrinatul Wildan.
Pondok Pesantren Manba’ul Qur an adalah lembaga pendidikan yang berdiri tahun 1990 di desa Wonoyoso Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang.
Pondok Pesantren Darul Ulum Pasinan Baureno berawal dari didirikannya Pesantren Salafiyah oleh Al-Maghfurlah KH. Cholil bin Abddulloh Umar pada tahun 1937.
Benih-benih cinta tanah air ini akhirnya bisa menjadi energi positif bagi rakyat Indonesia secara luas sehingga perjuangan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi pergerakan sebuah bangsa yang cinta tanah airnya untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan.
Pangeran Benawa memiliki nama lain Sunan Abinawa merupakan salah satu wali yang menyebarkan agama Islam. Dahulu saat menyebarkan agama Islam di Pekuncen, Sunan Abinawa mendirikan bangunan masjid yang kini bernama Masjid Jami' Sunan Abinawa.
Pangeran Kajoran adalah seorang ulama dan ahli strategi yang membantu menantunya Raden Truno Joyo dalam melawan kekuasaan Amangkurat I yang sewenang-wenang terhadap rakyat nya.
Kiai Ageng Juru Mertani beliau adalah patih pertama di Kerajaan Mataram Islam yang memiliki gelar Kiai Ageng Mondoroko. Kiai Ageng Mertani adalah seorang tokoh yang cerdik dan ahli strategi di dalam kerajaan Mataram.
Pangeran Benawa dikisahkan sebagai seorang yang lembut hati . beliau meskipun pewaris sah dari Kesultanan Pajang akan tetapi tidak berambisi untuk meneruskan jabatan dari ayahandanya Sultan Hadiwijaya untuk menjadi Sultan Pajang yang berikutnya.
Kyai Juru Mertani digambarkan sebagai seorang petani yang berwawasan negarawan, disaat para bangsawan lain lebih tertarik untuk mengolah ketrampilan fisik , pada masa mudanya Kyai Juru Mertani lebih tertarik pada ilmu agama, olah rasa, serta ilmu ketatanegaraan, filsafat, psikologi maupun strategi .