DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Salah seorang Kiai NU yang memiliki kehebatan luar biasa, yakni Kiai Amin bin Irsyad atau lebih akrab dikenal sebagai Kiai Amin Sepuh.
Sejak kecil hingga usia 8 tahun Kyai Hasyim Latief tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Oleh orang tuanya beliau dan kakaknya dikirim ke Pesantren Tebuireng. Sebab pada waktu itu belum banyak pendidikan formal yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda. Kalaupun ada sekolah formal waktu itu hanya ada di kota-kota besar.
KH. Farid Ashr Waddahr beliau adalah pengasuh Pesantren Salaf An-Nur,Indramayu dan ketua JATMAN Indramayu.
Mr. Narjo lahir pada 15 Mei 1908 di Sragen. Beliau merupakan putra Raden Iman Nasiruddin Imamdipuro, seorang penghulu pada zaman penjajahan Belanda.
Al Habib mematahkan perkataan orang yang meragukan kemampuan beliau, dan ternyata orang yang berasal dari daerahpun mampu memegang kendali ilmu nasab ini setelah belajar puluhan tahun dengan berkeliling kemana-mana.
Beliau menjabat sebagai pengasuh Pondok Pesantren Ismoiliyah dan ketua yayasan pendidikan Bahaudin yang berada di Ngelom, Sepanjang, Sidoarjo. Beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Ismailiyah generasi ketiga setelah KH.Hamzah Ismail dan KH. Imron Hamzah.
KH. Muhyiddin Abdusshomad, lahir di Jember Jawa Timur 5 Mei 1955 dari pasangan KH. Abdusshomad dengan Ny. Hj. Maimunah.
Perjalanan hidup KH. M. Jusuf Djunaedi bermula dari tanah kelahirannya di Kaliwungu, Kendal, kemudian pergi mondok ke Ngebel, Secang, Magelang, kemudian berguru ke Karangjongkeng, Brebes. Kemudian terakhir menetap di Desa Laladon, Ciomas, Bogor (1951) dan mendirikan pesantren bernama Pondok Pesantren Aula Al-Qur'an (PPAQ) yang kini bernama Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur'an (PPIQ).
Biografi Drs. KH. Cholid Narbuko, Salah Satu Pendiri PMII Asal Salatiga