Pengertian “Rusydan”

 
Pengertian “Rusydan”

Pengertian Rusydan

Pertanyaan : 

Apakah yang dimaksud dengan kata Rusyd dalam firman Allah: Rusydan.
Apakah yang dimaksud
Rusyd itu pandai dalam segala hal?

Jawaban :

Yang dimaksud dengan kata “Rusyd” dalam firman Allah Swt. tersebut di atas ialah “pandai” dalam mentasharufkan dan menggunakan harta kekayaan, walaupun masih hijau dan bodoh dalam soal agama.

Keterangan, dalam kitab:

  1. Thabaqat al-Syafiiyyah[1]

وَتَرْتَفِعُ الْحِجْرُ عَمَّنْ بَلَغَ رَشِيْدًا فِيْ مَالِهِ وَإِنْ بَلَغَ سَفِيْهًا فِيْ دِيْنِهِ. Larangan mempergunakan harta itu dicabut dari orang yang sudah dewasa dan pandai, walaupun bodoh dalam beragama.

  1. Tafsir al-Munir[2]

تَفْسِيْرُ الْمُنِيْرِ فِيْ تَفْسِيْرِ قَوْلِهِ تَعَالَى، فَإِنْ أَنَسْتُمْ مِنْهُمْ رُشْدًا، أَيْ اهْتِدَاءً إِلَى وُجُوْهِ التَّصَرُّفَاتِ مِنْ غَيْرِ تَبْذِيْرٍ وَعَجْزٍ عَنْ خَدِيْعَةِ الْغَيْرِ Tafsir al-Munir dalam menafsirkan firman Allah “fain anastum minhum rusydan” (jika menurut kalian mereka telah cerdas-QS. al-Nisa’: 6), yakni telah pandai dalam mengelola harta tanpa mubadzir dan tidak lemah dari tipu daya orang lain. [1] Abu Bakar Ibnu Umar, Thabaqat al-Syafi’iyyah al-Kubra, (Beirut: “Alam al-Kutub, t. th.), Jilid 8, h. 47 [2] Muhammad Nawawi al-Jawi, Al-Tafsir al-Munir (Marah Labid), (Mesir: Maktabah Isa al-Halabi, 1314 H), Jilid I, h. 140.

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 7

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-1

Di Surabaya Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1345 H. / 21 Oktober 1926 M.