Kisah Anak dari Dua Kurban
Seorang petinggi Quraisy, Abdul Muthalib termenung. Ia terkenang kisah leluhurnya, Ibrahim AS. yang diperintah Tuhan menyembelih Ismail, sang putra tercinta.
Hatinya berkecamuk. Pilu. Ia merasakan, getar Nabi Ibrahim kini telah berpindah ke dadanya. Bedanya, Ibrahim di masa silam ditantang iman. Sementara dirinya, disandera nazar.
Abdul Muthalib menangis. Betapa tak tega hati jika ia mesti menyembelih Abdullah, anak yang paling disayanginya. Namun apa daya, janji sudah kepalang. Ia pernah berucap jika anaknya genap sepuluh orang, maka si bungsu akan dikurbankan.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp279.000
Rp394.000
Rp99.000
Rp900.000
Memuat Komentar ...