Serial Tokoh Wayang: Semar, Tokoh Sang Paku Dakwah Islam bagi Peradaban

 
Serial Tokoh Wayang: Semar, Tokoh Sang Paku Dakwah Islam bagi Peradaban
Sumber Gambar: Ilustrasi laduni.id

Laduni.id, Jakarta - Setelah pada edisi-edisi sebelumnya membahas spiritualitas dalam dunia pewayangan serta perjalanan perkembangan wayang hingga masa pascakemerdekaan termasuk amanah Wali Sanga dalam memanfaatkan wayang sebagai media dakwah Islam kita kini memasuki pembahasan tokoh-tokoh pewayangan yang akrab di telinga masyarakat. Salah satunya adalah Semar, yang wujudnya memang dirancang berbeda dari manusia biasa sebagai bentuk penegasan ajaran Wali Sanga.

Makna Nama dan Filosofi Semar

Nama Semar diyakini berasal dari kata Ismar dalam bahasa Arab, yang dalam dialek Jawa menjadi "Semar" dan berarti “paku” yang berfungsi memperkokoh. Paku berfungsi memperkokoh sesuatu; demikian pula Semar digambarkan sebagai simbol ajaran Islam yang mengokohkan kehidupan. Ketika nilai-nilai Islam diamalkan, kehidupan menjadi lebih teratur, damai, dan seimbang baik dalam hubungan manusia dengan Tuhan maupun sesama.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN