Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Dayah Warkop#2: Sejarah Kopi dan Warkop

03 Sep 2018 · 3.012 dibaca · Kolom

LADUNI.ID I KOLOM- Dewasa ini disamping dayah sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di dunia juga nusantara, hendaknya para masyarakat dayah terutama kepada insan dayah, dewan guru, sang pemimipinan dayah dan juga unnsur dayah lain untuk memikirkan bagaiamana mendesain sebuah dayah dengan inovasi tertentu sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu diantaranya dengan mejadikan warung kopi (warkop) sebagai media untuk berdakwah.

Dalam penelusuran sejarah warung kopi atau kedai kopi menunjukkan  Indonesia merupakan negeri pertama di luar Arab dan Afrika yang membudidayakan kopi secara sukses. Sebagian catatan lain menyebutkan bahwa di Eropa sudah ada sebelum kopi dibudidayakan di Indonesia.Terlepas dari perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan sejarawan, tradisi minum kopi sudah cukup tua di Indonesia termasuk Aceh, terutama di kawasan Asia.

Kopi dihadirkan pertama kali ke khalayak publik sebagai jasa warung kopi, atau disebut kiva han atau ada juga yang menyebut qahveh khaneh (artinya pencegah kantuk), adalah di Konstatinopel (Istambu

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →