Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Melestarikan Lontar Yusuf Menggerakkan Milenial

05 Sep 2018 Β· 2.407 dibaca · Sosial Budaya

Banyuwangi – Sanggar Rumah Budaya Osing (RBO) di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, pada Selasa malam (4/9) terlihat ramai. Anak-anak muda yang biasa dikelompokkan sebagai generasi milenial terlihat mendominasi. Nuansa pakaian serba hitam dan sebagian mengenakan ikat kepala khas Banyuwangi. Mereka sedang menyimak lantunan Lontar Yusuf yang dibawakan oleh Adi Purwadi atau akrab disapa Kang Pur.

“Ini adalah bagian dari kaderisasi. Kita ingin melestarikan budaya khas masyarakat Suku Osing ini kepada generasi millenial,” ungkap penggagas acara pelatihan Moco Lontar Yusuf, Wiwin Indiarti, ketika ditanya perihal keikutsertaan anak-anak muda.

Lontar Yusuf sendiri merupakan tradisi yang berkembang di tengah masyarakat Osing. Yaitu sebuah tradisi membacakan kisah hidup dan perjuangan dari Nabi Yusuf yang tertulis dalam sebuah naskah kuno. Isinya sarat dengan nilai-nilai dakwah keislaman. Di tengarai, tradisi ini telah berkembang ratusan tahun silam di bumi Blambangan. Berkembang seiring dengan proses Islamisasi yang berlangsung sejak abad 16.

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →