19 Sep 2018 Β· 7.385 dibaca · Hikmah
Oleh Sholihin H. Z.
Kepala MTs Aswaja Pontianak
Allah SWT mengangkat dan memuliakan orang yang berilmu. Dalam kehidupan keseharian kita, orang yang berilmu menempati tempat yang tersendiri, entah apakah ia bergelar akademik, formal atau tidak formal, apakah ia bergelar yang dihormati disebuah komunitas atau apakah ia tidak berpredikat apapun tetapi ia memiliki wibawa dan kharisma tersendiri. Dengan ilmu, seseorang diangkat dan dihormati. Tetapi hanya dengan memiliki tanpa penghayatan dan pengamalan diibaratkan seperti yang tidak berbuah. Ia hidup dan tumbuh dengan subur tetapi tidak menghasilkan sesuatu yang dapat mengenyangkan siapapun dan apapun disekelilingnya.
Kisah berikut ini sebagaimana dalam tulisan Ibnu Basyar (2016: 12) mudah-mudahan menjadi refleksi kita dalam keseharian berikutnya.
Diceritakan ada seorang ustadz yang mengajarkan akidah kepada murid-muridnya. Ia mengajarkan kalimat tauhid, La Ilaha Illallah, dan menjelaskan maknanya. Ia juga mengajarkan tentang keteladanan Rasulullah SAW dan senantiasa berpesan untuk meyakin
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+