Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Aswaja

Hubungan Santri dan Politik, Ini Kata Menaker

24 Sep 2018 Β· 1.704 dibaca · Aswaja

LADUNI.ID, Cianjur – Banyaknya pandangan sebagian orang yang mengatakan politik itu kotor, membuat Menteri Tenaga Kerja, M Hanif Dhakiri meminta kepada santri untuk berpolitik. Hal ini disampaikan Hanif dalam Reuni Akbar ke-11 Pesantren Miftahul Huda Al Musri di Desa Ciendog, Ciranjang, Cianjur, Sabtu (22/9).

"Saya ingin sampaikan bahwa politik itu hal yang mulia, politik hal yang sangat baik. Politik itu adalah seni. Rasul berpolitik, sahabat berpolitik, tabiin berpolitik, berpolitik, kyai kyai kita berpolitik," tutur Menaker Hanif.

Menaker mengatakan, kalau ada kiai berpolitik itu karena memang pendahulu kita berpolitik. "Masa kalau masyarakat ikut pemilihan kepala daerah mencoblos pemimpin menuruti kiainya dianggap tidak rasional," kata Menaker Hanif.

"Ada kelahiran datang ke kiai, ada kematian ke kiai, anak sakit ke kiai, anak lulus sekolah mau syukuran ke kiai, dan anak mau nikah ke kiai. Masa giliran politik tidak boleh ke kiai?" ucap Menaker Hanif.

Sambil mengutip pernyataan Al-Ghazali, politik adal

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →