Wahdatul Wujud#4: Kesalahan Memahami Wahdatul Wujud
LADUNI.ID, TASAWUF- Interpretasi tentang wahdatul wujud melahirkan pemahaman yang beragam baik yang sesuai dengan syariat atau yang kontradiksi, tergantung dari “haisiah” (persfektif) mereka yang menafsirkan sesuai dengan tingkat keilmuan masing-masing.
Tidak sedikit pemikir nonmuslim yang mencoba mengakaji dan menganalisa faham wahdatul wujud sebagai khazanah keilmuan yang pernah heboh dalam literaur sejarah dengan berakhirnya meninggalnya tokoh faham itu sendiri diakhir hayat dengan lintas waktu dan tempat yang berbeda, diantaranya Syekh Yusuf Al-Halaj di jazirah Arab, Syekh Hamzah Al-Fanshuri dan para muridnya di negeri ‘’Serambi Mekkah”Aceh, Syekh Siti Jenar di pulau Jawa dan lainnya.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp62.500
Rp259.000
Rp299.000
Rp478.000
Memuat Komentar ...