24 Oct 2018 · 2.535 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Malang – Perayaan Hari Santri Nasional yang diperingati 22 Oktober kemarin berlangsung meriah di berbagai wilayah di Tanah Air. Hal ini mendapat tanggapan dari Wakil Rektor (Warek) 3 UIN Malang Dr H Israqunnajah, M.Ag atau yang kerap disapa Gus Is.
Menurutnya, santri dapat didefinisikan sebagai orang yang punya komitmen tinggi untuk belajar keagamaan di hadapan kiai atau tokoh agama yang punya kompetensi di bidangnya untuk menjelaskan perihal agama. Gus Is juga menambahkan, dilihat dari kepribadiaan, seorang santri mempunyai pengalaman yang lebih tentang moralitas.
"Bukan hanya moralitas saja, namun santri pun lebih lekat kaitannya dengan spiritualitas dan moralitas. Terkadang santri itu lebih dewasa dari usianya, karna di usia yang kadang-kadang orang masih membiarkan nafsunya berkecamuk namun beda halnya dengan seorang santri yang tidak demikian," terangnya.
Selain itu, dalam penilaian Gus Is, Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan langkah yang tepat. "Meskipun penghargaan ini agak sedikit t
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+