06 Nov 2018 · 3.853 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, HIKMAH- Tanpa terasa umat Islam saat ini telah memasuki dan menjelang akhir bulan yang kedua dalam kelender Islam yakni Safar. Allah SWT menjadikan setiap bulan sesuai dengan wajah tasmiah (alasan penamaan).
Umpamanya bulan yang diharamkan untuk berperang dinamai dengan bulan Muharam, bulan saat pepohonan berduri dikenal dengan Rajab, begitu juga dengan Safar. Wajah tasmiah Safar disebabkan pada bulan itu orang Arab meninggalkan rumah-rumah mereka dalam keadaan kosong (kitab Hawasyi Syarwani, jld 3, hal 371).
Allah SWT menjadikan Safar juga sebagai salah satu bulan yang mulia atau yang lebih dikenal dengan nama Safarul khairi. Namun dalam bulan Safar terdapat satu hari yang dikenal oleh sebagaian masyarakat dengan hari pembawa sial tepatnya hari Rabu. Masyarakat Aceh menyebutnya dengan Rabu abeh (Rabu terakhir bulan Safar), di Jawa populer dengan Rabu wekasan dan masih banyak di tempat lainnya.
Salah satu prinsip dasar yang wajib diyakini bahwa berbagai bencana, musibah dan marabahaya yang terjadi di dunia ini semuanya berdasarkan qada dan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+