15 Nov 2018 · 1.521 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Menanggapi maraknya kecaman terhadap perjanjian gencatan senjata dengan faksi Palestina di Jalur Gaza yang dicapai Selasa lalu setelah kekerasan berlangsung selama tiga hari, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan alasannya menerima perjanjian gencatan senjata dengan para pejuang Palestina di Gaza, pada Rabu (14/11) kemarin.
Netanyahu mengatakan bahwa pemimpin kadang-kadang membutuhkan kritik. “Arti kepemimpinan bukan untuk melakukan hal yang mudah tetapi untuk mengambil langkah yang tepat, bahkan jika itu sulit,” ujarnya pada acara mengenang mendiang David Ben-Gurion, perdana menteri pertama Israel.
Netanyahu menambahkan: “Saya mendengar suara-suara dari orang-orang di selatan … Tapi bersama para pemimpin badan-badan keamanan saya melihat gambaran umum yang menyangkut keamanan Israel, yang saya tidak dapat berbagi dengan publik… Saya tidak bisa mengungkapkan rencana kita. Kita akan menentukan kondisi dan waktu yang sesuai untuk Negara Israel dan keamanan warga negara kita.”
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+