Ini Jawaban Telak Kyai NU pada Wahabi yang Suka Gugat Shalawat dan Tawassul
LADUNI.ID, Jakarta – Pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun lalu, PBNU menggelar beberapa kegiatan, di antaranya Kirab Resolusi Jihad NU dan pembacaan 1 Miliar Shalawat Nariyah. Kegiatan terakhir, yakni pembacaan Shalawat Nariyah digugat kalangan Wahabi Takfiri karena dinilai mengandung unsur syirik. Mereka menuding shalawat tersebut bukan berasal dari Nabi, dan sebagainya.
KH Ma’ruf Khozin, Dewan Pakar Aswaja NU Center Jatim menerangkan bahwa di antara gugatan tersebut adalah penggunaan kata “Sayidina Muhammad”.
“Kalau yang dipermasalahkan karena dalam Shalawat Nariyah ada kata Sayidina, maka menyebut Rasulullah dengan Sayid pun sudah disampaikan oleh Sahabat dengan sanad yang sahih,” terang anggota LBM PWNU Jatim itu.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp32.653
Rp147.900
Rp549.000
Rp179.000
Memuat Komentar ...