25 Dec 2018 Β· 879 dibaca · Kolom
Baca : Menimbang Penyematan Gelar "Habiib" Seri 1
Nabi Muhammad saw. selain sebagai nabi yang berada di bawah pengawasan dan penugasan Allah swt, beliau juga tidak dapat melepaskan diri dari sifat-sifat kemanusiaannya, sebagai bukti bahwa beliau jugalah seorang manusia. Nabi Muhammad saw. pada sisi kemanusiaannya butuh asupan makanan untuk mencukupi kebutuhan primer tubuhnya, beliau memiliki keluarga, memiliki istri, anak dan keturunan, sebagai salah satu ciri khas bagian makhluk hidup di dunia ini. Keluarga nabi ini lah yang kelak lebih dikenal dengan istilah Ahl al-bayt.
Term Ahl al-bayt hanya tiga kali disebutkan dalam al-Qur`an, dua kali menggunakan redaksi Makrifat (ahl al-bayt), yaitu pada QS. 11: 73, dan QS. 33: 33, dan satu kali dalam bentuk Nakirah (ahl bayt) yaitu pada QS. 28: 12. Ayat yang pertama (QS.11: 73) membicarakan tentang isteri nabi Ibrahim as, Sarah, yan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+