Tumbangnya Rezim Bashar Assad: Dampak Geopolitik dan Konflik Timur Tengah yang Berkepanjangan
Laduni.ID, Jakarta - Peristiwa jatuhnya Presiden Suriah, Bashar Assad, ke tangan kelompok pemberontak merupakan salah satu episode paling mencengangkan dalam sejarah modern Timur Tengah.
Rezim Assad yang telah memerintah selama lebih dari dua dekade akhirnya tumbang setelah bertahun-tahun konflik brutal. Peristiwa ini disambut secara kontras oleh berbagai pihak, mulai dari euforia kelompok Islam tertentu, seperti masyarakat Saudi yang menentang Assad, hingga "kegelisahan" di blok-blok kekuatan global seperti Rusia dan Iran.
Namun, dampak dari kejatuhan ini tidak hanya terbatas pada Suriah, melainkan memicu dinamika baru di kawasan Timur Tengah, terutama dengan meningkatnya campur tangan kekuatan global seperti Amerika Serikat dan Israel.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp299.000
Rp49.000
Rp79.500
Rp52.500
Memuat Komentar ...