Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Rahasia Santri Tidak Radikal dalam Memahami Makna Jihad

06 Oct 2019 · 6.229 dibaca · Islam Nusantara

Laduni.ID, Jakarta - Santri setiap hari mengaji bab jihad, tapi pemahamannya itu tidak radikal, kenapa? Karena pemahaman mereka luas dan komplit. Tidak serta merta kalau jihad identik dengan arti "qital" perang. Apalagi bom bunuh diri, sebagaimana pemahaman generasi post-islamisme belakangan. Pemahaman para santri itu kontekstual.

Bukankah para santri itu selain menguasai Al-Qur’an dan Hadis juga sering membaca kitab-kitab kuning (Kutubu At-Turats). Sehingga memungkinkan para santri memahami maksud dan kandungan ajaran agama secara benar-substantif. Tidak sepotong-potong atau parsial.

Terkait jihad, misalnya, santri pesantren selain mengerti hukum melakukan jihad berdasarkan kitab suci, pemahamannya juga didasarkan pada hasil bacaan mereka pada kitab kuning seperti kitab I’anatut Thalibin syarh Fathul Mu’in dan bacaan-bacaan kitab lainya, dengan metodologi dan pendekatan "naqdiyyah muqaranah" (kritis komparatif). Sehingga jihad yang merupakan isi

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →