Kisah Keteguhan Hati Seorang Istri Sholehah dalam Menjaga Diri dan Memaafkan Suaminya

 
Kisah Keteguhan Hati Seorang Istri Sholehah dalam Menjaga Diri dan Memaafkan Suaminya
Sumber Gambar: Pinterest, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Dalam kitab Ihya’ ‘Ulumuddin karya Imam Al-Ghazaki, terdapat kisah menarik yang sarat pelajaran akhlak tentang bagamana seorang istri sholehah menjaga diri dan memaafkan suaminya. Sebenarnya kisah tersebut membicarakan kejadian sederhana, tetapi patut direnungkan, karena di dalamnya menyimpan pelajaran yang sangat berharga bagi siapa pun yang menjaga hati dan kehormatan diri.

Alkisah, di sebuah kota bernama Bukhara, hiduplah seorang lelaki sederhana yang bekerja sebagai saqqa’, yaitu penjual air yang setiap hari mengantarkan air ke rumah-rumah penduduk. Salah satu rumah yang rutin ia datangi adalah rumah seorang tukang emas. Selama tiga puluh tahun, lelaki ini keluar-masuk rumah tersebut tanpa pernah menimbulkan kecurigaan sedikit pun. Pribadinya dikenal amanah, lurus, dan menjaga adab.

Pemilik rumah itu memiliki seorang istri yang masyhur akan kecantikannya. Namun kecantikan itu tidak menjadikannya lalai. Sosoknya dikenal sebagai perempuan sholehah, menjaga kehormatan diri, menutup aurat, dan memelihara jarak dari hal-hal yang bisa menimbulkan fitnah. Keindahan lahirnya dibingkai oleh kesucian batinnya.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN