Kesalahan Pola Asuh Anak Bungsu yang Sering Tidak Disadari Orang Tua
Laduni.ID, Jakarta - Dalam perjalanan membesarkan anak, orang tua kerap dihadapkan pada perubahan situasi dan kondisi hidup. Seiring bertambahnya usia, tanggung jawab pekerjaan meningkat, energi fisik menurun, dan waktu luang semakin terbatas. Kondisi ini sering kali berdampak pada pola pengasuhan, khususnya pada anak bungsu yang lahir ketika orang tua tidak lagi memiliki antusiasme dan waktu sebesar saat membesarkan anak pertama dan kedua.
Kekhawatiran orang tua terhadap kemungkinan terabaikannya kebutuhan emosional dan psikologis anak bungsu merupakan kegelisahan yang wajar dan justru mencerminkan kepedulian yang sehat. Namun, pertanyaannya kemudian: bagaimana orang tua dapat memastikan bahwa anak bungsu tetap tumbuh optimal di tengah keterbatasan tersebut?
Dalam perspektif psikologi perkembangan, setiap anak adalah individu yang unik. Teori Individual Differences menegaskan bahwa anak-anak memiliki kebutuhan emosional, sosial, dan kognitif yang berbeda meskipun berasal dari keluarga yang sama. Oleh karena itu, keadilan dalam pengasuhan tidak identik dengan perlakuan yang seragam, melainkan perlakuan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp120.000
Rp49.000
Rp59.500
Rp174.300
Memuat Komentar ...