Kepribadian di Media Sosial: Membaca Watak Lewat Respons, Bukan Sekadar Postingan
Laduni.ID, Jakarta - Di era media sosial, citra diri dapat dibangun dengan rapi dan terukur. Foto dipilih, caption dipoles, narasi disusun sesuai persona yang ingin ditampilkan ke publik. Namun, jika ingin benar-benar memahami kepribadian seseorang, ada satu hal yang jauh lebih jujur untuk diamati yaitu komentarnya.
Postingan bisa direncanakan. Komentar adalah respons. Dan respons, dalam banyak kasus, lahir secara spontan. Di ruang inilah watak asli kerap muncul tanpa filter, tanpa kurasi, dan tanpa topeng sosial. Media sosial, yang sering dianggap artifisial, justru menjadi arena tempat karakter batin seseorang tersingkap secara alami.
Budaya digital hari ini tidak hanya membentuk cara orang berbagi informasi, tetapi juga cara mereka merespons perbedaan, kritik, dan konflik. Cara seseorang berkomentar apakah menenangkan atau menyerang, mencerdaskan atau merendahkan menjadi indikator penting kedewasaan berpikir dan kestabilan emosinya. Karena itu, komentar di media sosial bukan sekadar teks singkat, melainkan representasi kepribadian sekaligus rekam jejak sikap mental seseorang di ruang publik.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp65.000
Rp399.000
Rp76.500
Memuat Komentar ...