Ketua Umum MUI Sebut Korupsi Berawal dari Ambisi Politik dan Nafsu Gaya Hidup
Laduni.ID, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Anwar Iskandar (Kyai War), kembali mengingatkan para kepala daerah agar menjaga integritas dan amanah kepemimpinan. Menurutnya, praktik korupsi yang menjerat banyak bupati dan wali kota tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan berakar dari dua persoalan besar yakni mahalnya biaya politik dan jebakan gaya hidup.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Kota Kediri ini menilai bahwa sistem politik yang membutuhkan ongkos besar kerap menjerumuskan sebagian kepala daerah pada apa yang ia sebut sebagai “korupsi karena keterpaksaan”. Modal kampanye yang mencapai puluhan miliar rupiah, kata Kyai War, sering kali tidak sebanding dengan pendapatan resmi seorang kepala daerah selama masa jabatan.
“Dalam kondisi seperti itu, ada yang merasa terdesak untuk ‘mengembalikan modal’. Padahal, ini justru membuka pintu pelanggaran amanah,” ujar Kyai War, sebagaimana dikutip dari arahjatim.com.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp319.000
Rp129.000
Rp264.000
Rp318.160
Memuat Komentar ...