Haji Bukan Ajang Pamer: Renungan KH Cholil Nafis tentang Tiga Tipe Jamaah Haji

 
Haji Bukan Ajang Pamer: Renungan KH Cholil Nafis tentang Tiga Tipe Jamaah Haji
Sumber Gambar: pinterest

Laduni.ID, Jakarta - Tidak semua orang yang berangkat ke Tanah Suci pulang membawa kemabruran. Ada yang kembali dengan hati yang lebih lembut, ibadah yang lebih khusyuk, dan akhlak yang semakin indah. Namun ada pula yang pulang hanya membawa gelar “Haji” di depan namanya, sementara jiwanya masih sama seperti sebelum berangkat.

Tulisan ini dikembangkan dari pernyataan KH Cholil Nafis yang dimuat di website mui.or.id menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Dalam pesannya, beliau mengingatkan umat Islam agar meluruskan kembali niat berhaji dan tidak terjebak dalam aktivitas yang justru menghilangkan nilai spiritual ibadah.

Di zaman media sosial hari ini, ibadah sering kali tanpa sadar berubah menjadi tontonan. Ka’bah dijadikan latar konten. Tangisan di Multazam direkam untuk mendapat perhatian manusia. Bahkan perjalanan spiritual pun kadang berubah menjadi ajang pengakuan sosial.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN