Prioritas Istri Setelah Menikah Menurut Islam
Laduni.ID, Jakarta - Tidak sedikit perempuan yang menangis diam-diam karena berada di antara dua cinta. Di satu sisi ada orang tua yang telah membesarkan dirinya sejak kecil. Di sisi lain ada suami yang telah menjadi pendamping hidupnya setelah akad nikah. Belum lagi hadirnya mertua yang kini juga menjadi bagian dari keluarganya. Lalu ketika semua membutuhkan perhatian, siapa yang harus didahulukan?
Pertanyaan ini bukan sekadar persoalan hukum. Bagi banyak perempuan, ini adalah pergulatan hati yang nyata. Ada yang merasa bersalah ketika terlalu sibuk mengurus suami hingga jarang mengunjungi orang tua. Ada pula yang dianggap kurang berbakti kepada suami karena terlalu sering mendahulukan keluarganya sendiri.
Dalam salah satu kajiannya, Ning Sheila menjawab persoalan ini dengan cara yang sangat bijaksana. Beliau menjelaskan bahwa Islam tidak mengajarkan persaingan antara suami, orang tua, dan mertua. Islam mengajarkan keseimbangan, memahami prioritas, dan menempatkan hak setiap orang pada tempatnya.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp125.100
Rp102.000
Rp494.000
Rp60.000
Memuat Komentar ...