Sorot Fatwa Kontroversial, Rumail Abbas Ungkap Sisi Lain Sayyid Usman Bin Yahya
Laduni.ID, Jakarta - Bedah buku Kabar dari Mufti Arab Betawi Masa Kolonial di Perpustakaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (7/6/2026) malam, menghadirkan sudut pandang berbeda. Rumail Abbas, narasumber kedua, mencoba membaca "wajah ganda" Sayyid Usman Bin Yahya dengan pendekatan yang berbeda dengan menghubungkan riwayat sahabat Nabi di masa kekuasaan Al-Hajjaj yang zalim.
Diskusi menghadirkan penulis buku, Dr. A. Ginanjar Sya'ban, bersama Rumail Abbas sebagai narasumber kedua. Keduanya mengajak peserta menelusuri kiprah dan pemikiran seorang ulama Arab-Betawi pada masa kolonial, sekaligus melihat bagaimana relasi ulama, masyarakat, dan kekuasaan kolonial membentuk dinamika sejarah yang kompleks.
Rumail Abbas mengawali pemaparannya dengan candaan ringan. Ia mengaku sudah menolak undangan menjadi narasumber dua kali sebelum akhirnya bersedia atas "perintah" dari H. Bagus Sigit Setiawan, S.H., M.M. "Cuman karena ini perintah dari Mas Kaji Sigit, nggih. Akhirnya saya berangkat aja lah," ujarnya disambut tawa peserta.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp150.000
Rp3.780.000
Rp115.000
Rp151.200
Memuat Komentar ...