Biografi KH. Abdul Hamid Baidlowi

 
Biografi KH. Abdul Hamid Baidlowi

Daftar Isi Profil KH. Abdul Hamid Baidlowi

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Mengasuh Pesantren
  6. Kiprah
  7. Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
  8. Karier di Politik

Kelahiran

KH. Abdul Hamid Baidlowi lahir di Lasem pada tanggal 30 Desember 1945. Beliau merupakan putra KH. Baidlowi Lasem, yang merupakan salah seorang pendiri NU. KH. Baidlowi juga merupakan Rais al-Akbar Thariqah NU se-Indonesia, sekaligus sebagai pencetus gagasan status Presiden RI Ir. H. Soekarno sebagai “Waliyyul Amri ad-Dharuri bi as-Syaukah” pada saat Indonesia dalam keadaan  genting, yaitu berupa krisis kepemimpinan nasional yang terancam dengan adanya pemberontakan di berbagai daerah.

Nasab KH. Abdul Hamid sendiri apabila diurutkan berdasarkan silsilah secara lengkap, maka akan sampai pada Ki Joyotirto, selanjutnya sampai Mbah Sambu keturunan Pangeran Benawa putra Jaka Tingkir atau Sultan Pajang.

Wafat

Tepatnya pada hari Ahad, tanggal 15 Juni 2014 atau bertepatan dengan tanggal 17 Sya’ban 1435 H, KH. Abdul Hamid Baidlowi berpulang ke rahmatullah.

Pada saat itu, KH. Musthofa Bisri, Rais Am PBNU setelah menjadi imam shalat jenazah di Masjid Jami’ Lasem, menyatakan bahwa almarhum sebagai ulama yang sangat teguh memegang prinsip, serta hatinya juga sangat lembut.

Keluarga

Setelah kepulangan beliau dari Makkah, KH. Abdul Hamid Baidlowi melepas masa lajangnya dengan menikahi Ning Jamilah alumnus Pesantren Al-Hidayat Lasem.

Pendidikan

KH. Abdul Hamid Baidlowi memulai pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Al-Wahdah Lasem, kemudian melanjutkan di Pondok Tebuireng Jombang. Setelah itu, beliau kembali menimba ilmu di Pesantren Sarang Kabupaten Rembang. Dan pada akhirnya, beliau menempuh pendidikan di Makkah al-Mukarramah.

Mengasuh Pesantren

KH. Abdul Hamid Baidlowi adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Wahdah Lasem

Kiprah

Pondok Pesantren Al-Wahdah Lasem yang berada di bawah asuhan KH. Abdul Hamid Baidlowi, pernah menjadi tuan rumah Kongres IPNU-IPPNU, tepatnya ketika beliau menjabat ketua PCNU Lasem. Beliau juga memiliki peran dalam konsolidasi lahan dan pembangunan lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif yang terdiri dari MA NU, SMP NU dan SMK NU yang berdiri cukup megah. Kemudian dalam perkembangannya dilanjutkan oleh PCNU periode setelahnya di bawah kepemimpinan KH. Rogib Mabrur dan KH. M. Zaim Ahmad Ma’shoem.

Secara tidak langsung, dibawah pengaruh beliau selama bertahun-tahun stabilitas Kota Lasem dan sekitarnya kondusif. Sebagai contoh adalah penutupan Bupati  Rembang atas mega proyek Stakong, atas dasar penolakan warga setempat dan berbagai elemen umat Islam. Yang mana megaproyek tersebut rencana akan dibangun di tengah-tengah mayoritas komunitas muslim. Apalagi kondisi pembangunan lembaga Islam di sekitarnya masih berbenah. Beliau juga berjasa atas berdirinya Masjid megah Al-Khitthah, Tulis, Lasem.

Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)

Ketika di masa muda, KH. Abdul Hamid Baidlowi sempat menjabat sebagai pimpinan PCNU Lasem selama beberapa tahun. Di kalangan NU, dan ormas Islam lainnya, beliau sangat disegani. Hal itu tidak terlepas dari kewibawaan, keberanian, keteguhan dan kealiman beliau sebagai ahli hadis.

Karier di Politik

Selain itu, Kiai Hamid tercatat sebagai Anggota DPA RI tahun 1998-2004. Kedudukan beliau sebagai penasihat presiden dalam kapasitas dirinya sebagai ulama, berjalan sejak masa kepresidenan Prof. Ir. B.J. Habibie, KH. Abdurrahman Wahid, Megawati sampai pada Susilo Bambang Yudhoyono. Dan sudah tidak diragukan lagi bahwa berbagai pertimbangan beliau bagi pembangunan Indonesia menorehkan tinta emas yang dicatat dalam berita acara lembaran negara.

Kiai Hamid merupakan seorang orator dan politisi yang penuh kharismatik dan unik. Ketokohannya sudah diakui sampai di tingkat nasional, seperti yang disampaikan oleh KH. Maimoen Zubair Sarang dalam menilai adik iparnya itu. Kepiawaian dan kelincahan beliau dalam berbagi bidang, sering membuat bingung lawan, bahkan kadang kawannya sendiri.

 

Lokasi Terkait Beliau

List Lokasi Lainnya