Realisasi Esensi Mudik
LADUNI. ID, kolom- Kesibukan umat Islam dalam mudik dan Idul Fitri menarik dicermati. Dan lebih menarik lagi jika kita menjadikan momentum itu sebagai dasar otokritik pemahaman keagamaan yang lebih fungsional bagi penyelesaian banyak problem kemanusiaan. Kritik diri itu terasa pas dengan momentum hari raya fitrah.
Di antara sumber etika bagi otokritik itu adalah pesan kenabian di dalam risalah Nabi Muhammad SAW, yang kelihatannya mesti dibedakan dari konstruksi ajaran Islam menurut versi ulama klasik maupun modern.
Otokritik terpenting bahwa tanpa kita sadari, konstruksi ajaran Islam versi ulama pasca risalah kenabian acapkali kita tempatkan dalam posisi amat sentral.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp107.000
Rp12.750
Rp648.000
Rp219.000
Memuat Komentar ...