PBB dan Publik Marah Terhadap Pemerintah Palestina
LADUNI. ID, INTERNASIONAL -PBB dan publik marah karena pemerintah otoritas Palestina menaikkan gaji pejabat dan dianggap keputusan itu tidak bijak mengingat kondisi Palestina sedang susah dan kekurangan uang.
Kemarahan Utusan PBB untuk Konflik Palestina-Israel, Nicolay Mladenov, dipicu oleh bocoran dokumen rahasia secara online oleh kelompok anonim yang dikenal sebagai "Against the Current".
Dokumen itu menunjukkan bahwa pada tahun 2017, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas diam-diam setuju untuk meningkatkan gaji bulanan para menteri sebesar 67 persen, dari USD3.000 menjadi USD5.000, serta meningkatkan gaji perdana menteri dari USD4.000 menjadi USD6.000.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp1.149.000
Rp89.000
Rp784.000
Rp98.600
Memuat Komentar ...