19 Jul 2019 Β· 1.443 dibaca · Internasional
LADUNI. ID, INTERNASIONAL- Dalam laporannya Stratfor mengatakan Turki berusaha untuk mengisi "celah kemampuan kritis" untuk pertahanan rudal anti-balistik dengan pembelian S-400.
Sementara itu dalam penilaian Stratfor tentang kekuatan dan batasan S-400 Rusia, menyebutkan bahwa kekuatan S-400 memiliki sensor canggih, jangkauan yang luas dan kemampuan untuk menyerang target yang mencakup pesawat terbang, dan pada tingkat lebih rendah terhadap rudal jelajah dan rudal balistik.
"Kemampuan penargetan yang fleksibel memungkinkan S-400 untuk bertahan terhadap berbagai ancaman dan serangan," sebut laporan tersebut .
Sementara itu ahli militer Rusia Viktor Litovkin mengakui kerentanan dengan S-400 tetapi menepis klaim bahwa sistem itu bisa kehilangan target. Klaim seperti itu dia anggap sebagai "pembahasan amatir".
"Itu tidak bisa menyerang kapal selam atau tank, tetapi tidak harus. Anda harus memahami bahwa (sistem) itu tidak sendirian di lapangan, selalu berjalan bersama dengan sistem pertahanan udara lainny
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+