Wisata dan Ziarah Makam Syekh Maulana Syamsudin Pemalang

 
Wisata dan Ziarah Makam Syekh Maulana Syamsudin Pemalang

Kabupaten Pemalang terletak di pantai utara Pulau Jawa, secara astronomis kabupaten ini terletak antara 109°17'30-109°40'30 BT dan 6°52'30" - 7°20'11" LS, luas Wilayah nya sebesar 111.530 km2.

Syekh Maulana Syamsudin Memiliki Nama lengkap Sayyid Hasan Syamsudin bin Awwad Al Alawi.Beliau di lahirkan pada sekitar tahun 1700 M atau 1100 H, dari keluarga santri, pejuang, dan negarawan.

Jika di tilik dari tahunya beliau sezaman dengan Paku Alam 1 Pangeran Harya Natakusuma ( 1764-1829 M.) juga sezaman dengan Paku Alam 2 Raden Tumenggung Natadiningrat ( 1786 M), sezaman dgn Sri Sultan Hamengkubuwana 1 ( 1717-1792 M). Juga sezaman dengan Mbah Nur Kalam Kauman Pemalang, yaitu di penghujung pemerintahan kerajaan islam Mataram, sebuah kerajaan di tanah jawa yg berdiri abad ke 17 yang di pimpin oleh dinasti keturunan Ki Ageng Selo dan Ki Ageng Pamanahan.

Seperti para ulama dan tokoh yg hidup pada masa itu, Syekh Maulana Syamsudin juga memiliki beberapa gelar nama, dimana gelar nama tersebut menjadi sebuah isyarat, yang menunjukkan bahwa beliau adalah sosok manusia mulia dan agung.

Di antara gelar nama yg di sematkan ke beliau adalah SYARIFUDIN, HASANUDDIN DAN SYAMSUDDIN, di samping itu gelar-gelar tersebut juga memberikan isyarat bahwa beliau adalah sosok Ulama yang memiliki wawasan keilmuan agama yang sangat dalam dan luas. Mencakup berbagai bidang ilmu baik itu tafsir, hadist, fiqih maupun tasawuf, sehingga dengan keluasan ilmunya itu bagai mentari agama yg menyinari dunia ( Syamsuddin).

Tak cukup itu saja, keluasan ilmu agama yang dimilikinya itu terus diamalkan dalam tutur kata, perbuatan, dan tingkah lakunya. Seluruhnya mengkristal pada diri dan jiwanya, sehingga membuatnya sangat indah dipandang dan sejuk serta mempesona, mencerminkan kemuliaan dan keindahan agama islam seperti gelar nama yang disandangnya itu.

Gelar lain yang disematkan kepada beliau adalah "JOGO SEGORO " yang berarti "Penjaga Lautan "
Gelar tersebut mengisyaratkan bahwa Syekh Maulana Syamsuddin adalah sosok ulama yang tidak hanya mumpuni dalam bidang agama semata, akan tetapi beliau adalah sosok pejuang yang memiliki keahlian dalam strategi perang dan kelautan, sebagai benteng keamanan dan pertahanan rakyat di laut yang beliau gunakan untuk melawan penjajah.

Sementara gelar MBAH KRAMAT atau dalam bahasa arab SHOHIBUL KAROMAH, mengisyaratkan bahwa beliau juga seorang ulama pilihan yang suci, arif billah, taat kepada Allah SWT dan Rosul-NYa.


Silsilah Beliau



Sayyid Hasan Syamsuddin bin Sayyid Awwad bin Sayyid Hasan bin Al Imam Idrus bin Al Imam Muhammad bin Al Imam Hasan bin Al Imam Yahya Ba'alwi bin Al Imam Hasan Al Ahmar bin Al Imam Ali Al Annaz bin Al Imam Alwi Annasiq bin Al Imam Muhammad Mauladdaweleh bin Al Imam Ali Maula Darrak bin Al Imam Alwi Al Ghoyur bin Al Imam Muhammad Al Faqih Muqoddam hingga bersambung sampai Ke Sayyidah Fathimah binti Rosul dan Sayyidina Ali bin Abi Tholib.

Syekh Maulana Syamsuddin Memiliki seorang Putra bernama seperti Ayah beliau yaitu Sayyid Awwadh bin Syekh Hasan Maulana Syamsuddin.
Sayyid Awwad Bin Syekh maulana syamsuddin mempunyai putra bernama Sayyid Husen Al Alawi atau Kakek dari Raden Sholeh Syarif Bustaman ( Pelukis Terkenal Indonesia yg lahir tahun 1807-1880 M) Jadi Syekh Maulana Syamsuddin adalah Kakek Buyut dari Raden Shaleh Syarif Bustaman.

Lokasi Makam

Letak Makamnya dekat pantai Widuri tepatnya di Desa Widuri, Pemalang, Jawa Tengah.