Ustaz Ma'ruf Khozin : Tempat Imam SHalat Lebih Tinggi

 
Ustaz Ma'ruf Khozin : Tempat Imam SHalat Lebih Tinggi

LADUNI.ID - Alhamdulillah pagi ini sampai siang telah dilangsungkan pelantikan Aswaja NU Center Kab. Mojokerto sekaligus Raker.

Pada sesi tanya jawab ada salah satu pengurus Aswaja NU Center Kab Mojokerto yang bertanya tentang masalah Fikih yang beliau baca dari kiriman WA. Isinya adalah seputar masjid di Mojokerto yang masih tahap pembangunan namun rancangan dasar dari tempat Imam Shalat lebih tinggi dari pada tempat makmum.

Lalu ada satu pihak meminta agar mihrab tempat imam diratakan dengan tempat para jama'ah. Pihak tersebut menyampaikan sebuah atsar Sahabat Ammar yang shalat pada posisi lebih tinggi lalu ditarik oleh Sahabat Hudzaifah, agar shalat sejajar dengan para makmum. Katanya ada dalam riwayat Abu Dawud.

Alhamdulillah saya dulu sudah khatam ngaji kitab Fikih Syafi'iyah yang agak besar di Ploso Kediri. Karena kebetulan ngajinya pakai proyektor maka langsung saya ketik dan muncul di layar sebagai berikut:

ﻭَﻛُﺮِﻩَ اﺭْﺗِﻔَﺎﻋُﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺇﻣَﺎﻣِﻪِ ﻭَﻋَﻜْﺴُﻪُ " ﺣَﻴْﺚُ ﺃَﻣْﻜَﻦَ ﻭُﻗُﻮﻓَﻬُﻤَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺴْﺘَﻮٍ " ﺇﻻَّ ﻟِﺤَﺎﺟَﺔِ " ﻛَﺘَﻌْﻠِﻴﻢِ اﻹِْﻣَﺎﻡِ اﻟْﻤَﺄْﻣُﻮﻣِﻴﻦَ ﺻِﻔَﺔَ اﻟﺼَّﻼَﺓِ ﻭَﻛَﺘَﺒْﻠِﻴﻎِ اﻟﻤﺄﻣﻮﻡ ﺗﻜﺒﻴﺮ اﻹﻣﺎﻡ "ﻓﻴﺴﻦ" اﺭﺗﻔﺎﻋﻬﻤﺎ ﻟِﺬَﻟِﻚَ "

Makruh jika posisi makmum lebih tinggi dari pada tempatnya imam, atau sebaliknya (tempat Imam lebih tinggi), jika memungkinkan keduanya berada dalam tempat yang sama. KECUALI jika ada keperluan, seperti Imam yang mengajarkan tata cara shalat kepada makmum dan makmum yang menjadi pengeras suaranya imam, maka hal tersebut dianjurkan (Syaikh Al Islam Zakariya Al Ansori, Fath Al-Wahhab 1/77)