17 Sep 2019 Β· 1.778 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin bersama dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani menggelar pertemuan tinggi. Dalam pertemuan tersebut, Putin menyebutkan bahwa tindak kekerasan hanya dilegalkan untuk membela diri.
Hal tersebut disampaikan Putin dan dua pemimpin lainnya, dalam rangka memperingatkan operasi militer koalisi Arab Saudi di Yaman sejak perang sipil melanda negara tersebut pada 2015 lalu. Bahkan, dalam pertemuan itu, Putin juga menyerukan perdamaian di Yaman dengan mengutip ayat Al-Qur’an Surat Al Imran ayat 103.
"Dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika mau dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya, kamu menjadi saudara," terang Putin di Ankara, seperti dilansir dari laman CNN Indonesia, Senin (16/9).
Seperti diketahui, perang sipil Yaman yang telah terjadi sejak 2015 lalu dilihat secara luas sebagai perang proxy antara Saudi dan Iran, dua kekuatan besar di Timur Tengah. Saudi selama ini membantu pemerintah Ya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+