Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Aswaja

Wujud Nasionalisme, Pengarang Kitab Tafsir Sematkan Istilah ‘al-Indunisy’

19 Sep 2019 · 4.696 dibaca · Aswaja

Laduni.ID, Jakarta - Pengarang kitab Jam’ul ‘Abiir fi Kutub al-Tafsir karya KH. Dr. M Afifudin Dimyathi atau Gus Awis asal Jombang, Jawa Timur, yang baru terbit pertengahan bulan Agustus lalu, kini diterbitkan oleh penerbit dari Mesir. Gus Awis menyematkan kata “al-Indunisy” sebagai wujud cinta Tanah Air atau nasionalisme.

“Nama saya ditambahi “al-Indunisy” atas usulan beberapa mahasiswa al-Azhar, agar mudah diketahui bahwa penulisnya adalah orang Indonesia,” terang Gus Awis, beberapa pekan lalu melalui akun Facebook-nya.

Selain itu, alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga mengatakan bahwa di Mesir terdapat kota bernama Dimyath sehingga memunculkan anggapan, ayah Gus Awis yakni Almarhum KH Dimyathi Romli berasal dari kota tersebut.

“Penambahan kata al-Indunisy untuk menafikan anggapan tersebut,” tegas Awis, yang menulis kitab tersebut dengan dua jilid.

Penerbitan karya terbarunya di Mesir diharapkan para pengakji kitab tafsir di Timur Tengah tertarik un

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →