25 Sep 2019 · 3.414 dibaca · Aswaja
LADUNI.id, PASURUAN – Pelaksanaan The 3rd International Workshop and Training on Islam Nusantara Research Methodology kerja sama PW Lembaga Ta’lif wa Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur dengan Universitas Yudharta Pasuruan.
Kegiatan yang sangat luar biasa itu, dibuka langsung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj.
Dalam Studium General KH. Said Aqil Siroj mengatakan, Islam di bumi Nusantara mempunyai karakter yang tak bisa dipisahkan antara Islam dan Nasionalisme atau kebangsaan. Dengan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), telah membuktikan kalangan pesantren dan umat Islam secara luas telah turut memberikan andil yang besar.
“Ketika Allah mengutus Nabi Muhammad 15 abad yang lalu masyarakat Arab memiliki dua ciri. Dari sisi peradaban Ummiyin, buta huruf. Dari sisi agama, Dholalin Mubin, sesat yang sesesatnya,” ujar Kiai Said Aqil Siradj mengawali Studium Generale di Universitas Yudharta Pasuruan, Rabu (25/10/2019).
Lebih jauh Kiai Said Aqil m
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+