Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hikmah

Filosofi Panjat Pinang

03 Oct 2019 Β· 4.870 dibaca · Hikmah

LADUNI.ID, Jakarta - Asy-Syeikh Al-Mukarrom KH. Abdul Djalil Mustaqim, Rahimahullah, mengatakan bahwa permainan Panjat Pinang (Jawa, plurutan jambe) sebenarnya adalah ciptaan para Wali Songo.

Kata Asy-Syeikh KH. Abdul Djalil Mustaqim, "Permainan Plurutan jambe itu mengandung nilai-nilai ajaran yang adiluhung. Permainan itu merupakan gambaran perjalanan seorang Salik atau Murid yang sedang berproses menuju kehadirat Ilaahi Robbi."
Tampak dalam proses menuju puncak batang pinang itu betapa susah payahnya para Salikin itu. Badan mereka harus belepotan dengan oli bekas atau lemak yang dilumurkan ke batang pinang itu.

Sering kali, mereka harus merelakan kepala mereka yang merupakan simbol kehormatan seseorang harus diinjak oleh teman-teman mereka sendiri. Namun, kadang kala pula mereka yang ganti menginjak "Kehormatan" teman-teman mereka.
Tidak jarang, ketika mereka sudah hampir mencapai puncak, tiba-tiba mereka harus merosot ke titik yang paling bawah. Tetapi, mereka tidak boleh berputus asa.
- Seorang Salik

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →