Hubungan Militer AS dan Kurdi Suriah Penuh dengan Lika-liku
LADUNI.ID, Pada minggu ini Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk menarik pasukan dari wilayah perbatasan antara Suriah dan Turki. Setelahnya, militer Turki menjalankan 'Operation Peace Spring' terhadap wilayah utara Suriah yang dikuasai pasukan Kurdi.
Berdasarkan pandangan dari kelompok Kurdi Suriah, keputusan ini menunjukkan bagaimana AS kembali mengingkari komitmen dan dukungan terhadap warga Kurdi untuk kesekian kalinya, serta relasi antardua wilayah yang terus mengalami pasang surut selama berpuluh-puluh tahun.
Dikutip dari The Washington Post, hubungan antara AS dan etnis Kurdi di Suriah dapat ditelisik sejak 1963. Awal hubungan mulai terbentuk ketika pemerintah AS menyarankan para warga etnis Kurdi untuk mendukung pemerintahan baru yang dipimpin Partai Ba'ats, sebuah gerakan politik di Irak yang beraliran nasionalis-sekuler.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp259.000
Rp72.500
Rp130.000
Rp3.580.000
Memuat Komentar ...