Tolak Bala dengan Silaturahim

 
Tolak Bala dengan Silaturahim

LADUNI.ID, Bala (Sial) bisa menimpa siapapun, akan tetapi bala juga bisa ditangkal dengan beberapa hal, salah satunya ialah mempererat tali ukhuwah kita, tali silaturahim dan tali kasih sayang di antara sesama manusia. Ini dimulai dari umat Islam. Kemudian berlanjut dengan persaudaraan secara kebangsaan, yang tidak membedakan suku, warna kulit dan derajat kekayaan.

Oleh sebab itu, apabila kita bersilaturahim dengan orang lain, lihatlah bahwa kita bersaudara karena agama. Namun kalau tidak seagama, kita bersaudara karena kita juga sesama ciptaan Allah.

Dengan cara bagimanakah kita mempersatukan hati-hati mereka? Kembali kepada perintah Allah dan Rasul-Nya, kita harus memperbanyak silaturahim. Silaturahim itu akan mendorong banyak turunnya rahmat dari Allah SWT.

Ada sebuah contoh di zaman Rasululah SAW. Seorang sahabat ketika itu sedang sakit dan menurut perkiraan umurnya tinggal menghitung hari. Ketika mengetahui hal yang demikian, Rasulullah menganjurkan kepada orang tersebut untuk memperbanyak silaturahim kepada keluarga, handai tolan serta para sahabat lainnya.

Dari memperbanyak amalan silaturahim itulah, kemudian badannya menjadi sehat dan hari-harinya berlalu dengan cerah dan ceria. Berkat silaturahim, yang turun adalah malaikat Jibril dengan membawa rahmat Allah kepadanya.
Jibril memberitakan kepada Rasulullah ihwal takdir Allah terhadap sahabat tersebut. Karena sahabat tersebut mengikuti anjuran Rasul untuk memperbanyak silaturahmi, Allah menambah umurnya 30 tahun lagi. Maka Rasulullah bersabda,”Silaturahim menjadi sebab panjangnya umur.”

Bisa kita bayangkan, umur yang sudah pasti ditakdirkan oleh Allah, bisa lebih panjang berkat amalan memperbanyak silaturahim. Apalagi bala’. Maka arti silaturahim dan ukhuwah itu sangat penting, bagi umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.

Sumber: Majalah Al Kisah