Wisata Religi dan Berdoa di Makam KH Maftuh Said Kab. Malang

 
Wisata Religi dan Berdoa di Makam KH Maftuh Said Kab. Malang

Sekilas Sejarah

Kiai Muhammad Maftuh Said adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwariyyah di Desa Sudimoro, Bululawang, Kabupaten Malang. Beliau juga memangku jabatan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Malang.

KH Maftuh Said itu salah satu Kyai Kharismatik yang dimiliki NU, dan NKRI. Wajar sekali jika sering menjadi jujukan para menteri, hingga Presiden Republik Indonesia.

Dilahirkan di Tepi Bengawan Solo pada tahun 1950, tepatnya di Desa Ngaren, Bungah, Gresik, Kiai Maftuh pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) di Bungah Gresik.

Setelah menuntaskan hafalan Alquran dari sang ayah, Kiai Maftuh meneruskan mondok di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, selama 9 tahun.

PadaTahun 1983, mulai merintis pondokan sederhana awalnya, kiai asal Gresik itu mendapatkan amanah dari salah seorang warga Malang yang akan menitipkan dua orang anaknya untuk dididik Kiai Maftuh, khususnya menghafal Al quran.

Waktu itu masih mengontrak rumah di sebelah SDN Sudimoro 2, di ruangan yang hanya 8 x 7 meter.  Momen itulah yang akhirnya ditandai sebagai pendirian pesantren, 7 Syawwal 1402 H atau 28 Juli 1983.

Lambat laun, banyak masyarakat sekitar yang menitipkan pula putra-putrinya untuk diajakan mengaji. Dari awal tidak ada niat untuk mendirikan pesantren sebesar saat ini. Awalnya hanya dari bangunan 8 meter x 7 meter, saat ini sudah mencapai 4 hektar lahan yang dimiliki pesantren. Pesantren yang memiliki santri lebih dari 1700 orang santri itu, berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Kiai Maftuh wafat sekitar pukul 22.30 WIB, Minggu (20/8/2017), pada usia 67 tahun. Ulama kelahiran Gresik, tahun 1950 itu menghembuskan nafas terakhirnya di kediaman, di Pondok Pesantren Al-Munawwariyyah, Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, yang diasuhnya.

Lokasi Makam KH Maftuh Said

Makam KH. Maftuh Said berada di pemakaman keluarga Pondok Pesantren Al-Munawwariyyah, Kabupaten Malang, Jawa Timur.