Catatan Sejarah Kenabian, Ketika Pendeta Yahudi Cegah Raja Yaman yang akan Menghancurkan Madinah

 
Catatan Sejarah Kenabian, Ketika Pendeta Yahudi Cegah Raja Yaman yang akan Menghancurkan Madinah
Sumber Gambar: Istimewa, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Dalam Kitab Ar-Raudlul Unuf wa Ma’ahu As-Sirah An-Nabawiyyah li Ibni Hisyam, dijelaskan bahwa Imam Ibnu Hisyam bercerita, sebagaimana yang dikutip dari Imam Ibnu Ishaq tentang peralihan kekuasaan kerajaan Yaman kepada Hassan bin Tubban As’ad. Ayah Hassan, Tubban As’ad adalah “Tubba’ul Akhir” (raja terakhir), kemudian dikuasai oleh Rabi’ah bin Nashr, lalu diambil kembali kekuasaannya oleh Hassan bin Tubban As’ad Abi Karib setelah Rabi’ah bin Nashr meninggal.

Imam Ibnu Ishaq berkata: 

فَلَمَّا هَلَكَ رَبِيْعَةُ بْنُ نَصْرٍ رَجَعَ مُلْكُ الْيَمَنِ كُلّهُ إلِيَ حَسَّانِ بْنِ تُبَّانَ أَسْعَدَ أَبِي كَرِبَ، - وَتُبَّانُ أَسْعَدُ هُوَ تُبَّعُ الْآخِرِ - ابن كُلْكِي كَرِبَ بن زَيْدٍ، وَزَيْدٌ هُوَ تُبَّعُ الْأَوَّلُ اِبْنُ عَمْرٍوذِي الْأَذْعَارِ بْنِ أَبْرَهَةَ ذِي الْمنَارِِ بْنِ الرِّيْشِ

“Di saat Rabi’ah bin Nashr meninggal, kerajaan Yaman seluruh (wilayah)nya kembali ke Hassan bin Tubban As’ad Abi Karib, -Tubban As’ad merupakan raja terakhir- bin Kulki Karib bin Zaid, dan Zaid merupakan raja pertama, bin ‘Amr Dzil Adz’ar bin Abrahah Dzil Manar bin Risy.”

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN