07 Feb 2020 · 15.089 dibaca · Sejarah
LADUNI.ID, Jakarta - Sayyidina Utsman bin Affan r.a. mengambil sebuah kebijakan penting dengan membukukan Al-Qur'an dalam bentuk mushaf, sehingga umat Islam dapat melihat dan membaca kitab suci tersebut hingga akhir zaman.
Di masa sebelum Khalifah Ustman bin Affan, meskipun banyak sahabat yang telah menghafal Al-Qur'an, Rasulullah SAW tetap menganjurkan mereka untuk menulisnya pada pelepah tamar, kulit binatang, tulang unta, dan batu tipis.
Hal ini menunjukkan perhatian besar terhadap preservasi teks suci tersebut dalam bentuk tertulis, untuk memastikan kemurnian dan keasliannya tetap terjaga dari generasi ke generasi.
Tugas dari Rasulullah SAW itu terpikul di bahu sahabat penulis wahyu, yaitu Zaid bin Tsabit,
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+