Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Makanan Tahlilan Seperti Sesajen dan Munkar? (Bagian 1)

15 Feb 2020 · 6.536 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID, Jakarta - Makanan yang diberikan saat Tahlilan lazim disebut dengan Berkat. Mereka yang tidak mau dengan Tahlilan ini menghukumi Berkat sebagai Sesajen, makanan yang dipertunjukkan selain Allah. Na'udzu Billah. Di sisi lain mereka menghukumi sebagai Munkar, kemungkinan karena disajikan di rumah duka orang yang sedang ditimpa musibah. Keduanya akan kita jawab secara bersambung.

Pertama, jika makanan dalam Tahlilan disamakan seperti sesajen maka kita tanyakan kepada mereka: "Apakah yang menyembelih ayam untuk berkat tadi dibacakan Bismillah atau nama mayit?". Yang terjadi adalah menyembelih hewan tersebut tetap dengan menyebut nama Allah. Saat dihidangkan dalam bentuk sedekah, pahalanya diniatkan agar diberikan kepada mayit yang sudah wafat. Sudah jelas, ya akhi?

Bersedekah dengan berupa makanan untuk keluarga yang wafat adalah:

قَالَتْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا ذَبَحَ الشَّاةَ فَيَقُولُ أَرْسِلُوا بِهَا إِلَى أَصْدِقَاءِ خَدِيجَةَ .

Aisyah berkata: “Jika Rasulullah men

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →